Kecamatan Minta Pengusaha Pertambangan Ilegal Setop Aktivitas

Camat Setu Joko Dwijatmoko
Camat Setu Joko Dwijatmoko. (Foto: Istimewa)
DEWAWEB

Urbanjabar.com, Kabupaten Bekasi – Aktivitas pertambangan ilegal di Kampung Nawit, Dusun 3, RT 002 RW 07. Desa Kertarahayu, diminta berhenti oleh pihak Kecamatan Setu.

Kecamatan Setu secara resmi meminta penghentian kegiatan pertambangan melalui surat Nomor 300/143/Trantib bertanggal 22 Maret 2021. Surat itu langsung dialamatkan kepada pengusaha pertambangan.

“Di alenia terakhir meminta untuk menempuh perizinan dari provinsi, Bang. Selama belum mendapat izin tidak untuk melakukan galian,” ucap Camat Setu Joko Dwijatmoko saat diwawancaria, Senin, 22 Maret 2021.

Dia mengatakan surat itu telah dikirimkan kepada pengusaha galian yang bersangkutan, termasuk pengelola pertambangan itu.

Dengan surat itu, dia berharap agar pengusaha pertambangan tidak membandel dan memenuhi izin yang diperlukan untuk suatu usaha pertambangan.

Surat yang dikirimkan kecamatan merupakan tindak lanjut dari laporan BPD Kertarahayu pada tanggal 10 Maret 2021 terkait Permohonan Penutupan Galian Tanpa Izin.

Sebagai informasi, Desa Kertarahayu saat ini tengah menjadi lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), dan juga akan menjadi desa yang ikut pada lomba P2WKSS pada April 2021 mendatang.

(bks)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here