Temu Karya Luar Biasa Karang Taruna Cikarang Selatan: Gunawan Saputra Didaulat Jadi Ketua

  • Share
ketua karang taruna cikarang selatan
Sekjen Karang Taruna Kabupaten Bekasi Arif Rahman mengambil sumpah Ketua Karang Taruna Cikarang Selatan Gunawan Saputra usai Temu Karya Luar Biasa Karang Taruna di Aula Kantor Kecamatan Cikarang Selatan, Senin, 12 April 2021. (Foto: Kontributor Urbanjabar.com)

Urbanjabar.com, Kabupaten BekasiTemu Karya Luar Biasa Karang Taruna (TKLB-KT) Cikarang Selatan berlangsung di Aula Kantor Kecamatan, Senin, 12 April 2021.

Dalam TKLB-KT Cikarang Selatan itu menetapkan Gunawan Saputra sebagai Ketua Karang Taruna Cikarang Selatan periode tahun 2021-2023 secara aklmasi. Gunawan bakal melanjutkan kepemimpinan sebelumnya.

Sekretaris Karang Taruna Kabupaten Bekasi, Arif Rahman Hakim, langsung mengambil sumpah jabatan Gunawan sebagai Ketua Karang Taruna Cikarang Selatan.

“Saya mengucapkan apresiasi kepada teman-teman pengurus Karang Taruna desa yang sudah melaksanakan kegiatan ini. Karang Taruna bukan milik saya, milik bang Leo, milik Gunawan, tapi milik kita bersama,” ucap Arif.

Temu Karya, dikatakan Arif merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi Karang Taruna. Ke depan Gunawan diminta untuk segera berkaloborasi dengan pengurus desa dalam kegiatan sosial.

“Kegiatan ini tidak akan terselanggara jika tak ada dukungan pengurus Karang Taruna desa. Nanti kepengurusan harus diisi dari semua desa di Cikarang Selatan,”tuturnya

Sementara itu, ketua terpilih, Gunawan Saputra, mengaku berterima kasih kepada para ketua karang taruna dari 7 desa.

“Saya akan membenahi Katar Cikarang Selatan dan berorganisasi secara baik dan benar,” tegas dia usai acara.

Untuk formasi kepengurusan nanti, Gunawan akan memilih kader berpengalaman dari tiap-tiap desa untuk posisi kepala bidang.

“Sementara kita juga akan rekrut milenial yang siap dan aktif berorganisasi,” ucapnya.

“Permasalahan yang menonjol di Cikarang Selatan adalah pengangguran. Kita akan meminta perusahaan di Kabupaten Bekasi menegakkan Perda Nomor 4 Tahun 2016,” katanya.

Pada aturan itu, kata Gunawan, mewajibkan perusahaan menyerap 30 persen tenaga kerja dari perusahaan setempat.

“Kita akan membantu pemerintah mencegah permasalahan sosial di Cikarang Sosial,” demikian dia.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *