Beragam Tradisi Perayaan Waisak di Sejumlah Negara Asia

  • Share
Perayaan Waisak
Perayaan Waisak di Thailand. (Foto: ibtimes.sg)

Urbanjabar.comPerayaan Hari Raya Waisak 2565 BE jatuh pada hari Rabu, 26 Mei 2021. Akibat Covid-19, perayaan Waisak yang diadakan di berbagai negara tahun ini mungkin tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya.

Biasanya, saat Hari Raya Waisak, umat Budha berkumpul bersama untuk sembahyang dan menggelar berbagai macam festival untuk memeriahkan hari tersebut.

Di beberapa negara mayoritas Budha, mereka juga memiliki tradisi unik saat perayaan Waisak. Dikutip dari skyscanner.co.in, berikut deretan tradisi unik dalam perayaan Hari Raya Waisak di berbagai negara.

Thailand

Disebut Hari Visakha Bucha, seluruh warga Thailand merayakan hari libur nasional ini. Pada hari ini penjualan alkohol dilarang.

Sebagian besar penduduk termasuk biksu melakukan perjalanan ke ibu kota hari ini. Sebagian besar juga mengunjungi kuil untuk berdoa, mengambil bagian dalam ritual, dan menyumbang.

Nepal

Hari Waisak di Nepal dirayakan dengan meriah. Pada hari ini warga Nepal mengenakan pakaian putih dan menghindari daging.

Bubur nasi pada Waisak memiliki kepentingan khusus. Dikisahkan bahwa seorang gadis, Sujata mempersembahkan semangkuk bubur kepada Buddha, yang dimilikinya sebelum mandi di sungai Neranjara.

Jepang

Meski bukan hari libur nasional, Jepang memperingati hari ini sebagai hari Waisak. Semua kuil di Jepang mengadakan layanan doa untuk menghormati dan mengingat Sang Budha.

Ibadah doa pertama di Jepang diadakan di Asuka-Dera pada tahun 606.

Perayaan Waisak 2
Peringatan malam Waisak di Candi Borobudur, Indonesia. (Foto: Alex Hanoko via Flickr)

Malaysia

Jutaan dari semua masyarakat berkumpul di Malaysia untuk merayakan hari Waisak. Perayaan di Malaysia dilakukan dengan makan malam vegetarian dan minuman non-alkohol.

Acara lain yang tidak boleh dilewatkan adalah parade Hari Waisak, yang dimulai pukul 7 malam dari Wihara Buddha Maha Vihara, di Brickfields hingga selesai di kawasan Bukit Bintang.

Tibet

Di mana-mana negara hanya  merayakan hari Waisak satu hari, tetapi di Tibet perayaan berlangsung selama sebulan penuh.

Di Tibet barat, orang-orang melakukan upacara suci dengan menurunkan bendera doa yang lama dan mendirikan yang baru sebagai gantinya. Banyak warga yang percaya pahala amal baik selama Hari Waisak cenderung tumbuh hingga ratusan juta kali lebih banyak.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *