Miris, Begal Payudara Dianggap Hal Remeh

  • Share
Ilustrasi. (Foto: Foto oleh Andrea Piacquadio dari Pexels)

Urbanjabar.comVideo aksi kejar-kejaran Ferdian dan pelaku begal payudara marak di sosial media. Pelaku tertangkap usai terjatuh dari sepeda motor di jalan Kemayoran.

Kejadian bermula ketika Ferdian melihat seorang pesepeda wanita diikuti oleh lelaki menggunakan sepeda motor membuntutinya.

Pada awalnya Ferdian mengira telah terjadi aksi penjambretan karena pelaku seperti mencoba meraih sesuatu.

Ferdian yang sedang pergi menggunakan mobil bersama istrinya Jannah langsung tancap gas dan membuntuti pelaku.

Aksi kebut-kebutan tak terelakan, sepanjang jalan Ferdian membunyikan bunyi klakson sebagai peringatan untuk berhenti namun pelaku semakin tancap gas dan menghindari mobil hingga pada akhirnya pelaku terjatuh dari motor.

Seketika Ferdian keluar dan meneriaki pelaku jambret agar orang-orang menangkapnya, dengan bersimbah darah ditangannya pelaku mengelak dan ngotot tak bersalah.

Korban yang shock dan marah langsung menghampiri lokasi dan menjelaskan yang telah terjadi adalah pelecehan seksual.

Korban melayangkan beberapa pukulan sebagai bentuk amarahnya, warga yang menonton pun ikut kesal dengan perlakuan tak senonoh pelaku.

Didesak oleh warga akhirnya pelaku mengakui perbuatannya tersebut, amarah warga semakin membludak dan warga segera memanggil polisi agar pelaku langsung dihukum seberat-beratnya.

Korban langsung membuat laporan kepada pihak polisi dan pelaku sudah diamankan

Ketika diintrogasi polisi, pelaku mengungkapkan bahwa alasannya karena ia tak bisa menahan hasrat seksualnya dan ini merupakan ketiga kalinya ia melakukan perbuatan asusila, yaitu di wilayah Jakarta Pusat dan di Jakarta Barat.

Karena ulahnya pelaku dijerat dengan Pasal 281 KUHP dengan ancaman hukuman 2 tahun penjara.

Setelah berhasil menangkap pelaku, @jannah_ey membagikan kisahnya melalui melalui akun instagramnya. Ia menjelaskan ada seorang pengendara yang berhenti dan bertanya pada Jannah.

Berikut percakapan melalui Instastoriesnya :

Pengendara : “Kenapa itu mbak? Jambret?

Jannah         : “Begal Payudara Pak”

Pengendara : “Oalah.. Cuma begal payudara, kirain dijambret.”

Mendengar jawaban pengendara tersebut Jannah kesal dan memberikan spreading awareness kepada warganet bahwa kasus begal payudara bukanlah kasus sepele, ini sangat berdampak pada mental dan trauma seseorang.

Etika dan moral mengenai kasus pelecehan seksual harus digencarkan kepada masyarakat.

Terlebih masyarakat selalu memandang buruk terhadap korban pelecehan seksual.

Masyarakat tidak boleh mengganggap sepele terhadap kasus pelecehan seksual sebaliknya korban harus diberi kekuatan dan dukungan sebab hal ini akan menghantui korban terus menerus

Hal ini karena pelecehan seksual dapat terjadi kapan saja, di mana saja, dan kepada siapa aja

Korban dapat mengalami hal psikis seperti gangguan kecemasan, stress, bahkan depresi.

Lebih parahnya korban dapat mengalami PTSD (post-traumatic stress disorder) gangguan untuk pulih setelah mengalami atau menyaksikan peristiwa yang mengerikan.

Untuk menghindarinya diperlukan trauma healing untuk korban agar traumanya segera pulih.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *