Cara Mencegah Virus Corona Varian Baru, Penting Dibaca

  • Share
Cara Mencegah Virus Corona Varian Baru
Beragam cara menjaga diri dari covid-19. (Foto: Cotton Bro via Pexels)

Urbanjabar.comFebruari 2021 ini kita dihebohkan dengan varian baru virus korona yang mengancam Indonesia. Masyarakat tentu bertanya, bagaimana cara mencegah virus corona varian baru agar tidak tertular?

Apakah caranya sama dengan varian covid-19 yang melanda negeri ini sejak Maret 2020, atau ada perbedaan mengingat sudah puluhan kasus varian baru terjadi di Indonesia.

Protokol kesehatan tentu menjadi kuncinya, akan tetapi dengan varian baru yang berasal dari 3 negara kita mesti lebih menjaga diri dengan ekstra juga.

Terkait: Gejala-gejala varian covid baru

Berikut tips yang urbanjabar.com untuk cara mencegah virus corona varian baru:

Gunakan double masker kemana pun anda pergi, dengan filtrasi masker yang sesuai, bila dirasa pengap anda dapat membuka masker dengan kondisi jauh dari kerumunan dan tak berkomunikasi dengan siapa pun

  1. Selalu mencuci tangan sebelum gunakan handsanitizer
  2. Kurangi mobilitas atau pun berpergian ke tempat-tempat ramai
  3. Selalu berganti pakaian dan membilas tubuh sesudah berpergian
  4. Gunakan disinfektan untuk benda-benda yang akan kita gunakan sesuai dengan nalar
  5. Minum atau makan yang bervitamin tinggi untuk meningkatkan imun tubuh

Follow juga Instagram @urbanjabar dan laman Facebook

Cara Mencegah Virus Corona Varian Baru 02
Ilustrasi. (Foto: Polina Tankilevitch from Pexels)

Mengapa virus dapat bermutasi?

Virus mengalami perubahan pada bagian spike protein, bagian dari virus yang menempel pada sel manusia. Kandungan virus pada varian tersebut tetap sama, virus SARS-CoV-2, tetapi mutasi itu proses alamiahnya yang menjadikan berbeda.

Peneliti masih mencari apakah virus ini lebih mematikan dari virus sebelumnya, tetapi untuk resiko penyebarannya jauh lebih tinggi.

Disebutkan bahwa varian virus COVID-19 ini dapat menyebarkan virus lebih banyak dan lebih cepat jumlahnya, tingkat penularannya bisa mencapai 35 hingga 75 persen.

Gejala yang dialami tak jauh berbeda, pada umumnya pasien akan mengalami batuk kering lalu adanya gangguan pernapasan, demam dengan suhu 37.87⁰C, tenggorokan sakit, mata memerah,pusing, hilangnya indera penciuman atau indera perasa, dan nyeri otot.

Tetapi masih banyak gejala lain sesuai dengan tingkat keparahan penyebaran virus tersebut.

Indonesia terlihat dalam kondisi yang terkendali dari virus Corona tetapi nyatanya kasus Corona masih banyak di Indonesia.

Terlebih masyarakat menganggap enteng mengenai wabah ini dengan mengabaikan protokol kesehatan, padahal varian virus Corona ini jauh lebih berisko dalam penyebarannya.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *