Pembunuhan di Hotel Menteng, Berawal dari Aplikasi Kencan Online

  • Share
Pembunuhan di Hotel Menteng, Berawal dari Aplikasi Kencan Online
Ilustrasi. (Foto: Cottonbro via Pexels.com)

Urbanjabar.com, Jabodetabek – Pembunuhan di Hotel Menteng terhadap seorang wanita berinisial IWA, 31 tahun, menemukan titik terang. Pelaku berinisial AA, 21 tahun, adalah seorang sekuriti di bank swasta.

Pada awalnya korban dan pelaku saling mengenal melalu aplikasi Michat. Setelah itu mereka memutuskan untuk kencan namun keduanya belum memiliki hubungan apa pun.

Pada tanggal 25 Mei 2021 korban check-in di hotel bersama temannya. Keesokan harinya teman korban yang sudah keuar kamar mencoba menghubungi korban tetapi tidak ada jawaban, teman korban pun mencoba mengubungi lewat resepsionis namun nihil.

Akhirnya teman korban memutuskan untuk mengecek kamar bersama petugas hotel. Nahas teman korban menemukan IWA sudah terbujur kaku tanpa menggunakan kain sehelai pun, dan di bagian lehernya ditemukan luka bekas cekik.

Menarik dibaca nih:

Setelah dilakukan olah TKP dan penelusuran, polisi menemukan bukti baru berupa sidik jari dan cairan sperma. Akhirnya didapati pelaku pembunuhan tersebut.

Dan, diketahui bahwa pelaku sudah merencanakan pembunuhan tersebut dengan motif membutuhkan uang untuk membayar hutang.

Setelah menghabisi nyawa korban pelaku langsung membawa barang berharga dan sejumlah uang milik korban yaitu 2 handphone dan uang sebesar Rp600.000.

AA ditangkap di sebuah rumah di Jalan Kamboja, Jakarta Timur, oleh Polsek Metro Menteng, pelaku ditangkap tak pada hari Rabu, 26 Mei sekitar pukul 15.30 WIB.

Saat ditangkap AA mencoba kabur namun pada akhirnya ia mengakui perbuatannya.

Jangan lupa ikuti @urbanjabar di Instagram, dan di Facebook

Bahaya pertemuan melalui aplikasi

Kejadian pembunuhan di Hotel Menteng ini semakin menegaskan bahaya pertemuan melalui aplikasi online, para pelaku kejahatan bisa berbohong mengenai profil dan memberikan data palsu mereka.

Selain itu jangan mudah tergoda dengan tawaran  yang menjurus kepada seks. Alih-alih mendapatkan tawaran uang banyak, tak jarang nyawa menjadi taruhannya.

Berhati-hati terhadap seseorang yang bertanya mendetail mengenai informasi pribadi, seperti alamat rumah, alamat email pribadi, dan lain-lain.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *