Generasi Muda Indonesia, Perlu Tahu Nih Sejarah Hari Lahir Pancasila

  • Share
Generasi Muda Indonesia, Perlu Tahu Nih Sejarah Hari Lahir Pancasila
Ilustrasi. (Foto: kesbangpol.riau.go.id)

Urbanjabar.com – Tanggal 1 Juni merupakan hari sejarah, pasalnya hari ini merupakan Hari Lahir Pancasila. Selain itu, hari ini juga ditetapkan sebagai hari libur nasional sejak 2016 lalu.

Hal ini sejalan dengan keputusan Presiden Joko Widodo yang juga menetapkan tanggal tersebut sebagai Hari Lahir Pancasila.

Berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 24 Tahun 2016, Presiden Joko Widodo menetapkan Hari Lahir Pancasila sebagai hari libur nasional.

Dalam Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi bahwa 1 juni masuk dalam hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2021.

Jangan kelewatan:

Melansir dari Rappler.com, berikut Sejarah Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni.

Hari Lahir Pancasila dilatarbelakangi dengan adanya pertemuan para pendiri negara di Badan Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) di Gedung Chuo Sangi In, Jakarta, yang merupakan gedung Volksraad pada masa penjajahan Belanda yang kini dikenal dengan Gedung Pancasila.

Follow Urbanjabar di Twitter, Facebook, Instagram

BPUPKI, yang kerap dikenal sebagai “Dokuritsu Junbi Cosakai”, adalah sebuah lembaga yang didirikan oleh pemerintah kolonial Jepang pada tanggal 29 April 1945 untuk mendapatkan dukungan dari rakyat Indonesia bahwa Jepang akan memberikan kemerdekaan Indonesia.

Dalam rapat BPUPKI tanggal 1 Juni 1945, Soekarno berpidato tentang lima landasan negara yang disebutnya Pancasila.

Berikut isi pidato Soekarno saat itu:

Saya menamakannya sesuai petunjuk teman kita, ahli bahasa saya, dan namanya Pancasila. Sila berarti asas atau dasar. Berdasarkan lima asas inilah kami mendirikan negara Indonesia yang abadi dan abadi.”

Merdeka!

Generasi Muda Indonesia, Perlu Tahu Nih Sejarah Hari Lahir Pancasila 2
Peristiwa di Lapangan Ikada, Jakarta. (Foto: sudinpusarjakbar.jakarta.go.id)

Sejak awal, Soekarno memandang Pancasila sebagai dasar untuk membangun sebuah rumah besar, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang di mana di dalamnya terdiri dari berbagai suku dan agama bermukim.

Pada tanggal 7 Agustus 1945, Jepang mengubah BPUPKI menjadi Panitia Persiapan Independen Indonesia (PPKI) atau “Dokuritsu Junbi Inkai”.

Singkatnya, Jepang hancur lebur dalam Perang Dunia II ketika pasukan Sekutu Barat pimpinan Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di Hiroshima pada 6 Agustus 1945, dan di Nagasaki pada 9 Agustus 1945.

Kekuatan dan pengaruh Jepang di Indonesia pun akhirnya melemah, sehingga para pejuang dan pendiri bangsa Indonesia berhasil merebut dan memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.

Pada tanggal 18 Agustus 1945, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia ditetapkan dan Pancasila pun menjadi dasar resmi dan hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *