Strategi Pemulihan Sektor Pariwisata Terdampak Pandemi di Kabupaten Bogor

  • Share
Strategi Pemulihan Sektor Pariwisata Terdampak Pandemi di Kabupaten Bogor

Urbanjabar.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor mencatat sedikitnya 9.605 pelaku usaha pariwisata terdampak pandemi Covid-19.

“Total sekitar 9.605 orang pelaku pariwisata terdampak mulai dari tempat wisata, hotel, hingga restoran. Macam-macam, ada yang di-PHK, dirumahkan sementara dan hanya mendapat setengah gaji,” kata Bupati Bogor, Ade Yasin di Cibinong, Bogor, Senin 12 Juli 2021.

Menurutnya, kondisi sudah bermula sejak pandemi awal yang mewajibkan tempat wisata harus ditutup.

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor mengaku telah menggolongkan pelaku pariwisata sebagai prioritas penerima vaksin, hal tersebut menjadi langkah awal dalam pemulihan sektor pariwisata.

Ia pun memfokuskan pengembangan potensi ekonomi pariwisata, khususnya berbasis konservasi. Ia menjalankan strategi pemulihan ekonomi nasional dengan pengembangan wisata desa.

Ade Yasin melakukan klaster menjadi empat aspek pembangunan kepariwisataan, yaitu pembangunan destinasi pariwisata, industri pariwisata, pemasaran pariwisata, dan kelembagaan kepariwisataan.

Pariwisata merupakan sektor andalan di Kabupaten Bogor yang mampu menjadi penggerak roda perekonomian. Ada empat alasan yang membuat pariwisata sebagai sektor andalan.

Pertama, pariwisata menjadi penyumbang devisa terbesar kedua. Alasan kedua, mampu menyerap tenaga kerja dan memiliki nilai tambah yang besar.

Ketiga, merupakan pembangunan berkelanjutan atau kelestarian lingkungan. Keempat karena Bogor memiliki potensi yang besar dari sektor pariwisata.

Saat ini ia mencatat ada sekitar 30 desa wisata yang resmi dan 555 hotel dan penginapan yang masih bertahan selama pandemi, walaupun tingkat kunjungannya rendah akibat adanya pembatasan aktivitas masyarakat melalui berbagai kebijakan.

“Salah satu strategi pembangunan sistem tata kelola pariwisata adalah meningkatkan peran dan pengembangan wisata desa. Oleh karena itu Pemkab Bogor terus mendorong pengembangan pariwisata dan memacu agar seluruh desa mengembangkan potensi wisata di daerah masing-masing baik itu wisata alam, eduwisata, atau wisata buatan,” terang Ade Yasin.

Menurut Ade, Pemkab Bogor terus mendorong desa untuk membangun, sebab desa menjadi pengungkit kebangkitan Kabupaten Bogor.

Sebagian besar kekayaan dan potensi wisata Bogor ada di 416 desa yang tersebar di 40 kecamatan.

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *