Tanpa Basa-Basi, Perampok Bersenjata Tajam Serang Penjaga Warkop di Jatiasih Hingga Tewas

  • Share
Tanpa Basa-Basi, Perampok Bersenjata Tajam Serang Penjaga Warkop di Jatiasih Hingga Tewas
Garis polisi terpasang di warkop tempat pembunuhan terjadi, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Selasa, 13 Juli 2021. (Foto: Kontributor Urbanjabar.com)

Urbanjabar.com, Kota Bekasi – Sekawanan perampok menyerang penjaga warkop di Jatiasih, tepatnya di Jalan Raya Pondokgede-Jatiasih, Kelurahan Jatikramat.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa, 13 Juli 2021, dini hari. Satu nyawa melayang akibat peristiwa ini.

Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing, menjelaskan korban Lalan Muhamad Kolyubi (korban tewas), 24 tahun, bersama Anom Ramdoni (saksi), 20 tahun, sedang berjaga di warkop tersebut.

Kemudian datanglah sewakanan perampok bersenjata tajam.

“Saksi sedang tidur kemudian terbangun karena ada teriakan oleh korban yang meminta pertolongan,” terang Erna, Selasa, 13 Juli.

Kata Erna, korban terluka hantaman senjata tajam di dada kiri korban sobek bersimbah darah.

Saksi mata terkejut setelah melihat korban terkapar bersimbah darah dan melaporkan kejadian ini kepada warga setempat dan diteruskan kepada pihak kepolisian.

Baca juga: Berita Seputar Kota Bekasi

Korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka yang dideritanya.

Saat saksi kembali dari rumah sakit, dia mengecek keadaan warung dan mendapati dua kotak amal yang hilang, dan satu unit telepon seluler.

“Saat ini keterangan saksi, kerugianya berupa kotak amal dan satu HP,” ucap Erna.

Erna menerangkan, Tim identifikasi Polres Metro Bekasi Kota dan Polsek Jatiasih yang datang ke TKP masih melakukan pemeriksaan.

Petugas juga melakukan pemeriksaan saksi serta kamera pengawas yang berada di dekat lokasi kejadian.

“Kasus ini masih dalam pengembangan, korban sudah dievakuasi ke rumah sakit untuk diotopsi,” pungkasnya. (bek)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *